
KabarIkn.com,Balikpapan - Pelayanan pemeriksan Genose di Terminal penumpang Pelabuhan Semayang Balikpapan resmi dibuka, Selasa (15/6). Hal ini untuk mendeteksi penyebaran covid-19 yang terjadi pada penumpang.
Pelayanan GeNose diuji coba oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarti didampingi General Maneger Pelindo Balikpapan Iwan Sjarifuddin.
General Maneger Pelindo Balikpapan Iwan Sjarifuddin mengatakan, untuk tahap awal telah mempersiapkan alat layanan GeNose sekitar 400 GeNose. Dan sampai saat ini sudah ada persiapan kurang lebih 2.000 alat GeNose.
Dijelaskannya, persiapan pelayanan genose akan disesuaikan dengan jumlah penumpang yang masuk dan keluar dari Pelabuhan ini.
"Untuk menyesuaikan jumlah penumpang itu, kami akan bekerjasama dengan operator pelayaran," ucap Iwan Sjarifuddin.
Sementara banyak penumpang yang sudah melakukan tes antigen sebagai syarat membeli tiket kapal. Jika penumpang yang belum tes antigen, bisa melakukan tes GeNose dulu baru beli tiket, harganyapun cukup murah hanya Rp 40 ribu.
Bahkan dalam sehari ia mampu melayani 1000 geNose dan jika ditemukan penumpang yang teridentifikasi positif, maka akan dilakukan tes ulang dua kali. Jika tes kedua tetap positif, maka pihaknya akan koordinasi ke dinas kesehatan.
"Sampai saat ini penumpang di pelabuhan Semayang belum ditemui yang positif. Dan untuk mengatasi Idul Adha dan lonjakan penumpang, kami akan mempersiapkan untuk menambah alat," ujarnya.
Sementara Kepala DKK Andi Sri Juliarty menuturkan, pemerintah kota Balikpapan sangat mendukung dengan diberlakukannya tes GeNose di Pelabuhan Semayang, karena dapat mendeteksi covid-19 kepada calon penumpang yang ingin keluar masuk kota Balikpapan.
"Sekarang disini sudah ada layanan yang mendekatkan akses masyarakat untuk dilakukan pemeriksaan geNose," akunya.
Tes GeNose ini merupakan salah satu syarat untuk perjalanan antar pulau baik laut maupun udara. Tetapi hanya berlaku satu hari keberangkatan.
Apalagi Balikpapan merupakan pintu masuk wilayah Provinsi Kaltim, sehingga penjagaannya harus diperketat. Dengan pelayanan GeNose di pelabuhan ini, diharapkan makin meringankan beban operasional penumpang.
"Jadi yang ingin berangkat bisa melakukan pemeriksaan geNose di pelabuhan Semayang, ketika didapati positif akan ditindak lanjuti," ungkapnya. ( tim )