[Valid RSS]

Pelaksanaan Rapid Antigen di Bandara Sepinggan Balikpapan Terpantau Lancar

KabarIkn.com,Balikpapan - Pelaksanaan Rapid Antigen bagi para pemakai jasa penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan terpantau lancar, hal tersebut berdasarkan keterangan dari PT. Angkasa Pura dan pemantauan langsung oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan 90% masyarakat telah melakukan Rapid Antigen bahkan ada yang melakukan Swab test, dan tercatat hanya ada 4 orang yang belum melaksanakan Rapid Antigen.

"Jadi saya kira masyarakat pemakai jasa penerbangan sudah paham bahwa kewajiban melakukan Rapid Antigen sudah menjadi syarat wajib dan diberlakukan di mana saja. Memang ada yang belum melakukan Rapid Antigen, mungkin karena daerah asal mereka belum tahu tentang peraturan ini." ujarnya.

Selain itu Wali Kota Balikpapan juga menjelaskan terkait pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka. Setelah berkonsultasi dengan berbagai pihak termasuk orang tua murid, maka PTM akan di tunda sampai situasi benar-benar memungkinkan. 

Hal tersebut diberlakukan di seluruh wilayah Balikpapan, kecuali daerah yang blind spot yaitu sebanyak 3 sekolah yaitu dari daerah Utara dan Barat. Untuk daerah blind spot akan diberlakukan PTM secara berkelompok namun tidak boleh lebih dari 5 orang.

"Walaupun Balikpapan berada di zona merah atau orange, kami akan terus waspada dan mengantisipasi. Karena angka peningkatan sangat tinggi bahkan hampir 100%, dan angkanya sama dengan angka peningkatan nasional di seluruh Indonesia." pungkasnya.

Disampaikan juga mengenai vaksin Covid-19, jumlah yang diberikan untuk Kalimantan Timur cukup terbatas yaitu sebanyak 25.000 vaksin, dan Balikpapan di beri jatah sekitar 4.000 vaksin. 

Diutamakan vaksin pertama akan diberikan ke tenaga medis yang terlibat langsung dengan pasien yang terpapar Covid-19, seperti yang ada di bagian ICU. Dengan demikian hanya ada setengah dari tenaga kesehatan di Balikpapan yang akan mendapat vaksin pertama, sisanya akan menunggu kiriman vaksin selanjutnya. ( Putri )