BERAU-Kampung Melati Jaya dihebohkan sekolompok orang Warga Negara Asing (WNA) yang datang ke kampung, diketahui warga setempat, sekitar 4 orang, 3 diantaranya WNA dan 1 sebagai guide dari Jawa Barat, dua (2) hari mendatangi kampung ini, mulai hari Sabtu-Minggu.

Menurut keterangan Ketua RT 11, Ramdansyah mengatakan, awal dari tujuannya yaitu, silahturahmi, selain itu mereka juga seorang pembisnis yang mencari getah damar atau pembeli garu sama sahang (merica).
"Disamping itu, mereka juga ingin mengangkat perekonomian disini dan ingin mendirikan Madrasah di kampung ini," ungkap Ramdansyah, Senin (16/9/2019).
"Namun itu semua masih belum ditanggapi secara serius, takutnya hanya cuma iming-iming saja," jelasnya.
Disinggung ketidak hadiran Lurah Melati Jaya, ia menambahkan, Kepala Kampung atau Lurah sebenarnya sudah diberitahu, namun lurah sudah menyerahkan pihak RT 11, Melati Jaya.a
"Kalau tujuannya jelas silahkan saja," kata Ramdansyah.
Mengenai adanya kehadiran orang tak dikenal atau WNA, Babinsa Melati Jaya, Sersan II Fatodo Zai menuturkan, sebelumnya ia dapat informasi dari Warga Melati Jaya, kalau ada WNA dari Arab dan Kami laporkan ke Danramil sehingga ia diperintahkan untuk melakukan pemantauan maksud dan tujuannya.
"Setalah mendapat informasi dari warga kalau Minggu malam mau kesini lagi, Babinsa menjelaskan, setelah kami sampai di lokasi, dan kami mengecek segala macam dari visa dan termasuk tujuan mereka," tutur Fatodo.

"Setelah kami mendapat informasi yang jelas, dari Syarif salah satu dari mereka yang sebagai penerjemah dalam berbahasa Indonesia menyampaikan, tujuannya disampaikan untuk membangun di kampung melati jaya ini," jelasnya.
"Untuk kedepannya lagi, jika ini berlanjut dan positif, kami selaku Babinsa dan mewakili masyarakat akan kami respon baik," tambahnya.
Terus hasil dari kegiatan ini akan disampaikan ke Danramil dan selanjutnya bagaimana peuntunjuk selanjutnya.
"Dan untuk sementara ini saja yang kami sampaikan dan kami berharap kepada warga untuk berhati-hati jangan sampaikan tergiur dengan iming-iming ditakutkanya malah tidak baik untuk kedepannya," tandasnya.
Penulis: Fadli