[Valid RSS]

Mupit Datusahlan, Maknai Gotong Royong Untuk Lestarikan Budaya

BERAU-Belum lama ini, Kampung Labanan Makmur menggelar gotong royong bersama Batalyon Armed 18/ Komposit berserta masyarakat dan bekerjasama dengan Petugas PLN Berau.

Gotong royong tersebut sebagai upaya membersihkan badan jalan dari pepohonan yang rimbun, di

JL. Mojo RT.3 Kampung Labanan Makmur.

Selain, membersihkan pepohonan yang rimbun menutupi badan jalan, gotong royong tersebut juga dilakukan supaya tidak terganggunya instalasi Listrik, Kabel Telkom, dan lainnya.

Kepala Kampung Labanan Makmur, Mupit Datusahlan, memaknai gotong royong sebagai Budaya Bangsa yang sudah seharusnya terus dilestarikan.

"Selain itu, gotong royong memberikan nilai yang mendalam dalam hal membangun, sehingga meleburnya suatu perasaan ego menjadi satu kebersamaan," ungkapnya.

Mupit juga menjelaskan, Bahwa gotong royong membangun dari segi non fisik. Semakin kuatnya kebersamaan masyarakat dengan seluruh Institusi TNI dan Polri, serta berbagai OPD yang akan membawa dampak percepatan laju pembangunan dalam arti luas.

"Walau hal ini sudah banyak, menganggap tidak penting atau tidak relevan dengan kemajuan tekhnologi, bahwa dapat disadari kita lihat di lapangan," katanya. 

"Dengan swadaya yang ada dan partisipasi masyarakat yang di bungkus dengan semangat gotong royongm. Mampu melahirkan tercapainya tujuan bersama untuk merapikan wilayah-wilayah yang dianggap masih rimbun dan kumuh di wilayahnya masing-masing, khususnya diperkarangan rumahnya," tegasnya.

Penulis: Fadli