
KabarIkn.com,Balikpapan - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Ke-17 resmi dibuka oleh Presidwn RI Joko Widodo yang bertempat di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (04/06/2023).
Turut hadir juga dalam kegiatan rakernas ini Mentri Dalam Negeri, Menti Investasi, Pj. Gubernur Kaltim dan Ketua Dewan Pengurus APEKSI.
Dalam sambutannya Jokowi menyampaikan bahwa di tahun 2045, 70 persen penduduk Indonesia akan berada di perkotaan dan dapat dipastikan beban kota akan menjadi cukup berat. Maka dari itu rencana penataan kota secara detail harus dimiliki setiap kota.
" Jangan sampai kita memiliki kota seperti di luar negeri terlihat mencekam yang disebabkan oleh pengangguran dan banyaknya homeless. Kita ingin menjadikan semua kota menjadi Liveable dan Lovable City," katanya.
Seperti yang dilihat sekarang ini bahwa sudah banyak kota-kota di Indonesia yang mulai mengalami kemacetan. Maka dari itu, Jokowi mendorong agar setiap kota rencana terkait transportasi kota maupun umum harus segera dipersiapkan dengan matang.
Akan tetapi setiap daerah disarankan untuk tidak membangun MRT, Subway maupun LRT karena dinilai akan mengeluarkan banyak biaya anggaran yang cukup besar dan tidak ada APBD yang sanggup dengan biaya sebesar itu.
" Ada transportasi yang lebih murah yaitu ART atau kereta yang menggunakan magnet. Transportasi ini jauh lebih murah, jika ada APBD yang memiliki kemampuan diharap bisa berhubungan dengan menteri perhubungan. Karena jika tidak dimulai dari sekarang maka 10 hingga 20 tahun mendatang semua kota akan macet," ucapnya.
Jokowi menambahkan kalau kota masa depan bukanlah kota yang memiliki banyak bangunan tinggi, akan tetapi kota yang ramah kepada penyandang disabilitas, para pejalan kaki, pesepeda, serta ramah lingkungan. Lalu memiliki alun - alun serta taman kota yang luas.
"Kota masa depan yang diidamkan itu harus smart, green dan friendly," pungkasnya.(tri)
