
KabarIkn.com - POTENSI KALIMANTAN TIMUR , Provinsi Kalimantan Timur merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari minyak bumi, gas, batubara, dan barang tambang lainnya.Kondisi tanah yang subur memungkinkan pula bagi tumbuhnya sektor pertanian dan perkebunan di Provinsi tersebut, seperti perkebunan kelapa sawit
KALTIM DAN IBU KOTA NEGARA (IKN) NUSANTARA
Pembangunan IKN akan mengubah konstelasi arah pembangunan Kalimantan Timur.Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru, Kaltim akan menjadi episentrum pertumbuhan di luar Jawa. Sehingga akan mendorong pengembangan Kalimantan Timur di masa mendatang. Untuk itu perlu bagi Kaltim dapat menyelaraskan visi pembangunannya dengan visi IKN masa depan.
Adapun tantangan yang dihadapi oleh Kaltim saat ini yaitu dari segi Demografi, Sosial dan Budaya, Infrastruktur, Perumahan dan Pemukiman, Ekonomi, Perdagangan dan Investasi, Tata Kelola Pemerintahan, Pendidikan dan Kesehatan, Sumber Daya Alam, Teknologi, Perubahan Iklim dan Bencana dan Perubahan Geopolitik.
Tahun 2024-2029 menjadi tahun yang penting untuk dapat meletakkan dasar rencana pembangunan ke depan tidak hanya untuk mengatasi permasalahan dan isu strategis saja, namun juga menyiapkan arah kebijakan untuk menangkap peluang yang ada dan mendorong akselerasi pembangunan.
Adapun Visi dari Kaltim Keren yaitu :
1. KOLABORATIF
• Collaborative governance atau pemerintahan kolaboratif ini memerlukan sinergi dan kerja yang berbasis pada komitmen bersama untuk menyelaraskan pemahaman antara pemerintah dan masyarakat.
• Sudah saatnya pemerintah melibatkan rakyatnya dalam membuat suatu kebijakan, dengan memberikan kesetaraan kepada kelompok masyarakat dalam berpartisipasi.
• Pemerintah bukan lagi berperan sebagai administrator namun sebagai kolaborator. Sedangkan masyarakat tidak lagi berperan hanya sebagai resident, namun berperan besar sebagai co-creators.
• Kaltim memiliki sumber daya kolaborator yang amat besar. Mulai dari pakar, universitas, sektor privat, serta NGO yang amat banyak dan beragam.
2. EKONOMI MAJU BERKEADILAN
• Perlu dilakukan transformasi ekonomi untuk mengembalikan trajectory pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.
• mengalihkan sumber pertumbuhan ekonomi utama yang berbasis tenaga kerja low skilled dan sumber daya alam ke arah sumber pertumbuhan yang berbasis produktifitas, yaitu hilirisasi dan industrialisasi.
• Kemajuan Ekonomi Juga Harus bersifat inklusif, artinya dapat dinikmati oleh semua kalangan dan wilayah
TANTANGAN EKONOMI KALTIM
A. TERLALU BERGANTUNG PADA KOMODITAS
Separuh dari perekonomian Kalimantan Timur sangat dipengaruhi oleh sektor pertambangan dan penggalian. Dibandingkan tahun 2010, kontribusi sektor ini justru mengalami peningkatan di tahun 2022. Namun demikian, di sisi lain, sektor industri pengolahan menurun cukup signifikan dalam 10 tahun terakhir. Gejala premature deindustrialisasi? Oleh karena itu, transformasi ekonomi ke arah green (serta blue) economy harus menjadi bagian yang tidak terlepaskan dalam perumusan kebijakan ke depan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
DAMPAK BURUK TERLALU BERGANTUNG PADA KOMODITAS
Sebagai provinsi yang sangat tergantung pada sektor tambang dan energi, terutama batu bara, minyak, dan gas alam, Kaltim sangat rentan terhadap perubahan harga komoditas global.Dalam laporan Prospek Pasar Komoditas Edisi April 2023 yang dirilis 27 April 2023, Bank Dunia menyebutkan, setelah naik 45 persen pada 2022, indeks harga komoditas diperkirakan turun 21 persen pada 2023 dan tetap stabil pada 2024.
B. KESENJANGAN DISTRIBUSI EKONOMI
Data distribusi ekonomi Kalimantan Timur menunjukkan bahwa hampir 80 persen perekonomian dikontribusikan oleh 5 kabupaten/kota yaitu Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Timur. Kabupaten Mahakam Ulu hanya memberikan kontribusi kurang dari 0.5 persen.
C. KESENJANGAN INFRASTRUKTUR
• Dibandingkan dengan wilayah Kalimantan yang lain, kondisi infrastuktur di Kalimantan Timur relatif lebih baik. Ditopang dengan pelabuhan yang besar, bandar udara yang modern, serta jalan tol yang menghubungkan dua kota besar menjadi nilai lebih wilayah Kalimantan Timur.
• Namun demikian, infrastruktur konektivitas yang ada belum sepenuhnya merata dan terintegrasi. Konektivitas wilayah tengah yang belum sepenuhnya terintegrasi menjadi penghambat dalam mendorong pengembangan ekonomi dan penyediaan layanan dasar, terutama di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam
LANGKAH MEWUJUDKAN EKONOMI MAJU DAN BERKEADILAN
Pemantapan ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi maritim.Peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan Penguatan kerja sama dan kemitraan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi serta Usaha Besar.Percepatan transformasi ekonomi melalui pengembangan industri pengolahan berbasis SDA serta berbasis EBT, Pengembangan sektor pariwisata, Peningkatan investasi dan perdagangan. Penciptaan peluang dan kemitraan dalam pembangunan IKN dan pengembangan Kluster Ekonomi serta pengembangan three city ecosystem (Balkpapan, IKN, dan Samarinda).
PENINGKATAN KUALITAS SDM
Jangan sampai keberadaan IKN justru menyingkirkan wargo^ asli Kaltim sendiri, karena tidak mampu bersaing dengan saudara-saudara pendatang dari berbagai daerah lain.
Untuk itu perlu strategi peningkatan kualitas SDM, antara lain : 1.Menyusun strategi sistem pendidikan yang siap menghadapi masa depan dan menjadi salah satu daerah supply talenta regional Kalimantan.
2.Peningkatan Mutu dan Relevansi Pendidikan dengan kebutuhan dunia industri.
3.Peningkatan literasi digital, riset, inovasi, dan pengembangan Iptek
4.manajemen talenta dan reformasi ketenagakerjaan.
3. RELIGIUS DAN BERSATU
Agama telah menjadi landasan spiritual dan moral untuk membangun masyarakat dan bangsa yang berkeadaban. Agama menjadi sumber inspirasi dalam membangun harmoni sosial dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Bahkan, agama juga telah menjadi motor penggerak transformasi sosial, budaya dan ekonomi. Kita bersyukur bahwa di kaltim hampir tidak ada konflik horisontal antar suku, agama, ras, dan golongan. Ini merupakan modal besar bagi stabilitas pembangunan Kaltim ke depan.Pasca ditetapkannya IKN sebagai ibukota negara, maka diperkirakan akan banyak warga pendatang yang menetap di Kaltim, untuk itulah rasa persatuan dalam perbedaan harus tetap dipelihara.
4. BANGUN ENTREPRENURSHIP
Masalah lapangan kerja juga menjadi tantangan yang dihadapi Kaltim. Pertumbuhan sektor energi dan pertambangan cenderung tidak menciptakan banyak lapangan kerja lokal yang berkelanjutan. Untuk mengatasi masalah ini, kita memerlukan semangat entreprenership yang mampu membuka dunia usaha sekaligus membuka lapangan kerja. Terkait Ibu Kota Nusantara (IKN), tentu membutuhkan entrepreneur- entrepreneur yang baik dan mampu menjadi penggerak daerah penyangga di sekitar wilayah IKN. Momentum IKN akan mendorong pertumbuhan ekonomi akibat pertumbuhan penduduk dan peningkatan permintaan pasar.
MENGEMBANGKAN UMKM
Salah satu jalan menciptakan semangat entrepreneurship adalah melalui penguatan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Mengingat sektor UMKM menempati posisi penting dalam perekonomian Kaltim, baik dari segi kontribusinya bagi Produk Domestik Regional Bruto maupun penciptaan lapangan kerja. Pemerintah harus dapat melakukan pembinaan para pelaku UMKM:
1. Manajemen pemasaran,
2. Distribusi.
3. Sertifikasi produk.
4. Digitalisasi UMKM
5. Bantuan Modal
5. LINGKUNGAN NYAMAN
Menciptakan lingkungan nyaman dengan menerapkan prinsip Green City, Eco City, dan Smart City dalam pembangunan.(*)
