
KabarIkn.com,Balikpapan - Suara-suara yang menolak hasil pemilu khususnya pemilihan presiden (Pilpres) pada 2024 masih terus didengungkan. Elemen masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Pejuang Perubahan Balikpapan (MPPB) menyampaikan pernyataan sikapnya pada Sabtu (9/3) di Balikpapan.
Menurut Musir Ali Nur yang merupakan koordinator deklarasi tersebut menyatakan kondisi dan situasi negeri ini yang dalam keadaan atau sedang tidak baik-baik saja. Saat Pra dan Pasca Pilpres 2024 patut diduga terindikasi memenuhi unsur-unsur kecurangan secara Terstruktur, Sistimatif dan Masif (TSM) yang diduga dilakukan oleh penguasa.
“Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka dipandang perlu untuk dilakukan aksi damai agar demokrasi di negeri ini tegak lurus” tegas pria ini.
Sehingga bagi dirinya besera masyarakat Balikpapan yang peduli akan nasib demokrasi bangsa ini perlu mengambil sikap untuk terus menyuaraka kebenaran. Menurut Musir ada 9 tuntutan dari para peserta aksi yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Pejuang Perubahan Balikpapan.

(Sony M , Ketua Jarnas DPD Balikpapan)
Mendorong para anggota DPR RI menggunakan Hak angket, melakukan pemakzulan terhadap penguasa saat ini yang diduga telah terlibat baik langsung maupun tidak langsung yang diduga merupakan bagian dari kecurangan yang Terstruktur Sistematis dan Masif .Melakukan investigasi dan melakukan audit forensik IT KPU terhadap system penghitungan Sirekap. Tolak hasil pemilu curang dan gugurkan / diskualifikasi pasangan calon pasangan yang diduga melanggar konstitusi.
Selain itu MPPB mendesak Kapolri untuk memanggil dan memeriksa lembaga survey yang telah merekayasa dan membuat kegaduhan pembohongan publik dengan diterbitkannya hasil Pilpres pada tanggal 5 Januari 2024. Meminta kepada ketua Bawaslu Pusat untuk memeriksa ketua KPU Pusat terhadap adanya kecurangan yang TSM, Mendesak para ketua fraksi dan anggota DPR RI untuk membentuk Tim Independen kecurangan Pilpres, Menyatakan Mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan terkahir meminta kepada Penegak Hukum untuk mengusut, menangkap, dan mengadili pelaku dan dalang kecurangan Pilpres yang TSM.
“Tangkap adili pelaku kecuranag Pilpres”desak peserta deklarasi.
Sementara itu Ketua Jaringan Nasional (jarnas) DPD Balikpapan Sony M, menegaskan dirinya mendukung aksi ini lantaran kecurangan pilpres 2024 ini nampak sekali terjadi. Ketidak puasan masyarakat pada hasil pemilu yang sarat dengan kecurangan sejak awal sudah dirasakan. Cawe-cawe penguasa dalam mendukung salah satu pasangan menunjukan ketidak netralan pemerintah pusat hingga daerah.
“Aksi dan pernyataan sikap ini ingin menunjukan bahwa masyarakat tidak tidur melihat perkembangan hasil pemilu. Kami terus menyuarakan sebagai tanda perlawanan”tegas Sony.(danang)
