[Valid RSS]

YAYASAN YAPENDIK DAN RDMP PERTAMINA TERJALIN KESEPAKATAN DI RAPAT KOMISI III

BALIKPAPAN,Akibat dari mega proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yaitu perluasan kilang minyak Pertamina RU V kota Balikpapan yang merugikan pihak Yayasan Pendidikan Kristen (YAPENDIK) GPIB Balikpapan kini mulai menemukan titik terang ,(Senin,3/2/2020)

 

Setelah di lakukanya Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pihak Yayasan GPIB dan Pihak RDMP yang di jembatani oleh anggota komisi III DPRD kota Balikpapan telah menemukan kesepakatan terkait permasalahan Dampak dari proyek RDMP tersebut kepada Sekolah YAPENDIK berupa , terjadinya banjir , debu, keretakan pada bangunan sekolah dimana ada beberapa tingkatan sekolah dari Taman Kanak-Kanak(TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

RDP di laksanakan diruang rapat DPRD kota Balikpapan yang di pimpin Wakil ketua komisi III wiranata oey di dampingi oleh anggota komisi III lainya , di hadiri dari pihak yayasan, pihak RDMP, Lurah karang djati , Sekcam Balikpapan Tengah juga RT.

Setelah mengikuti RDP Taufik qulrahman memberikan penjelasan bahwa"RDP di lakukan berdasarkan dari laporan Pihak pengurus YAPENDIK tentang dampak Mega proyek RDMP dalam perluasan kilang minyak Pertamina, yang sampai sekarang belum menemukan penyelesaianya , walaupun pihak yayasan telah dua kali mengirimkan surat ke pihak RDMP namun belum juga ada tanggapan.

Ini adalah sarana pendidikan jadi harus cepat di selesaikan jangan berlarut-larut, Pihak RDMP haru sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan ini dengan membuat surat pernyataan " jelas taufik

sementaraitu Wakil ketua komisi III wiranata oey mengatakan"kita coba memfasilitasi permasalahan yayasan GPIB yang di akibatkan proyek perluasan kilang minyak Pertamina, dan hasilnya dari RDP tersebut bahwa pihak RDMP akan meminimalisir akibat proyek ini, dan coba membenahi kembali apa-apa yang harus di benahi agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik" tutur wiranata

Ketua yayasan YAPENDIK GPIB Erwin Pangabean mengatakan" mudah-mudahan hasil dari RDP ini pihak RDMP betul -betul menjalankan komeitmen yang telah di sepakati dalam rapat tadi , agar kami dapat melaksanakan proses belajar mengajar sebagaimana mestinya" kata erwin.

Pihak RDMP pun yang di wakilkan Nur Rochman menjelaskan terkait permasalahan ini" ini adalah tindakan positif yang bersinergi antara Anggota DPRD, masyarakat,yayasan dan pihak pertamina, hal ini sangat penting untuk saling mengingatkan kami selaku kontraktor pelaksana projek RDMP ,terkait permasalahan yang di timbulkan untuk di selesaikan bersama.

terkait permasalahan ini seperti banjir dan lainya sebenarnya pihak kami sudah melaksanakan melalui kontractor pelaksana, namun mungkin di lapangan ada kendala- kendala yang belum selesai, namun kami akan tinjau langsung secepatnya untuk menyelesaikan masalah ini"jelasnya

Nur Rochman juga menambahkan bahwa" pihak Pertamina akan terus membantu pihak yayasan melalui dari Corporate Social Responsibility ( CSR ) ,walaupun sebenarnya CSR kami rutin kepada pihak yayasan, mungkin permasalahan ini hanya kurangnya komunikasi, tadi saya sudah bicara kepada pihak yayasan untuk membangun komunikasi , mudah-mudahan semua permasalahan yang di timbulkan Proyek RDMP bisa terselesaikan dengan cepat," tambah nur.(agus)