KabarIkn.com,Balikpapan - Pada saat ini PT Pos Indonesia Balikpapan dipercayakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan untuk membayarkan bantuan sosial tunai kepada masyarakat.
Bantuan sosial tunai yang bayarkan ini adalah bantuan sosial tunai Pemkot Tahap 3 dan 4 karena tahap sebelumnya diberikan berupa sembako tetapi BST tahap ini diberikan dalam bentuk uang tunai.
Kepala Kantor PT. Pos Indonesia ( Persero ) Balikpapan, Taufik DM menyampaikan bahwa jumlah dari KPM totalnya 50.715 KPM yang telah dibayarkan mulai dari tanggal 24 - 30 Juli 2020. karena harapan dari Walikota sudah bisa terealisasi sebelum idul Adha.
Diinformasikan bahwa pembayaran sejak tanggal 24 Juli PT.Pos Indonesia membayarkan di komunitas, komunitas itu dalam artian PT. Pos Indonesia mendekatkan masyarakat untuk melakukan pembayaran di titik bayar yaitu di kantor kelurahan di GOR Kampung Baru, lalu di kantor kelurahan dan kantor kecamatan. Sehingga masyarakat tidak harus mengambil langsung ke kantor pos klandasan.
" Pada tanggal 24 kita mulai komunitas sampai H-1 idul Adha dan alhamdulillah pada saat itu terealisasi kurang lebih 70% dari total nya masa bayar pada saat itu kita tentukan terakhir tanggal 20 Agustus. Setelah kita membayarkan sisa-sisa dari 70% itu sampai posisi tanggal 20 Agustus masih terdapat sisa jadi kami sepakat dengan dinas sosial dan sepakat dengan Pak Walikota untuk melakukan perpanjangan masa bayar sampai tanggal 30 September," Kata Kepala PT. Pos Indonesia ( Persero ) Balikpapan, Taufik DM.
Diketahui bahwa hari ini tepatnya tanggal 24 September 2020 realisasi bayar sudah mencapai 93% dari total 50.715 KPM, yang terbayar sudah 46.728. Hal ini dapat diartikan bahwa realisasi 93% sudah mencapai diatas target, jadi masih terdapat sisa sekitar 3.986 KPM namun masih ada beberapa hari sebelum masa bayar.
PT.Pos Indonesia memberi kesempatan kepada penerima yang belum menerima bantuan atau belum ngambil masih bisa dilayani oleh PT.Pos Indonesia sampai tanggal 30 September dan setelah itu tidak ada lagi atau sudah batas akhir.
Pada batas akhir tersebut nanti akan direkapitulasi berapa sisa yang belum terbayar dan dana itu akan kembalikan ke kantor Dinas sosial, Jadi sifat dark kantor pos hanya sebagai penyalur atau membantu pemerintah kota untuk menyalurkan dana bantuan tersebut.
Taufik menyampaikan dalam hal sebagai penyalur karena dianggap PT pos sudah mempunyai pengalaman menyalurkan sebelumnya ke kementerian sosial,Realisasinya bisa sampai 96% - 97%.
Dari sekian banyak 50.715 KPM, besar uang yang masing-masing KPM atau Keluarga Penerima Manfaat tersebut mendapat bantuan sebesar Rp 460.000 untuk masing masing KPM.
Taufik berharap bantuan ini dapat PT. Pos Indonesia bayarkan secara maksimal sampai tanggal 30 September dan warga yang belum mengambil bisa ke Kantor Pos Klandasan dan besar harapan ia selaku pimpinan PT.Pos Indonesia ( Persero Balikpapan ) mendapat kepercayaan dari Pemkot dan semoga masih ada lagi kepercayaan selanjutnya untuk menyalurkan bantuan bantuan lainnya. ( beny )