[Valid RSS]

DPRD Minta Pemkot Balikpapan Perketat Pengawasan Harga Komoditas Jelang Kenaikan Inflasi

Kabarikn.com,BALIKPAPAN — DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap tren kenaikan harga sejumlah komoditas yang mulai terlihat belakangan ini. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi lebih dini agar tidak berkembang menjadi tekanan inflasi yang membebani masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menekankan pentingnya peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga, terutama menjelang momen-momen tertentu yang biasanya memicu lonjakan permintaan.

Menurutnya, pengawasan di lapangan harus diperketat untuk mencegah adanya praktik kenaikan harga yang tidak wajar oleh oknum pelaku usaha. Pemerintah, kata dia, perlu segera mengambil langkah konkret jika terjadi gejolak harga.

“Pemerintah harus cepat bertindak, misalnya dengan menggelar operasi pasar agar harga bisa kembali stabil,” ujarnya kepada awak media, Selasa (7/4/2026).

Ia juga mengingatkan agar situasi kenaikan harga tidak dimanfaatkan untuk mencari keuntungan berlebihan. Jika tidak dikendalikan, hal tersebut dikhawatirkan akan semakin memberatkan masyarakat.

“Kita tidak ingin kondisi ini dimanfaatkan. Harga harus tetap dalam batas wajar supaya masyarakat tidak terbebani,” tegasnya.

Berdasarkan sejumlah laporan, pergerakan harga di Balikpapan memang mulai menunjukkan peningkatan, dengan kenaikan sekitar 0,30 persen. Lonjakan ini dipicu oleh naiknya harga daging ayam serta tarif transportasi udara menjelang periode tertentu.

Sebelumnya, TPID telah melakukan berbagai upaya pengendalian, mulai dari operasi pasar, pasar murah, hingga pengawasan distribusi bahan pokok guna menjaga ketersediaan dan kestabilan harga.

DPRD pun akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan instansi terkait untuk memastikan kondisi di lapangan terus terpantau dan dapat segera ditangani jika terjadi lonjakan harga.

“Koordinasi akan kita tingkatkan agar setiap perkembangan bisa cepat direspons,” kata Yono.

Dengan langkah antisipatif dan pengawasan yang lebih ketat, DPRD berharap stabilitas harga di Balikpapan tetap terjaga serta daya beli masyarakat tidak terganggu. (t/adv)