
KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Danang Eko Susanto, menyoroti masih terjadinya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) di sejumlah daerah, termasuk Balikpapan. Menurutnya, fenomena SILPA menjadi perhatian serius pemerintah pusat karena dinilai menggambarkan rendahnya serapan anggaran daerah.
“Kenapa sampai di daerah masih ada SILPA? Itu karena program berjalan lambat. Akhirnya menjadi sorotan pusat, dan dana bagi hasil yang ditransfer ke daerah pun berkurang,” ujar Danang dalam keterangannya.
Ia menegaskan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus lebih aktif dalam merancang serta melaksanakan program agar anggaran yang tersedia bisa terserap maksimal. “Kita minta semua OPD aktif membuat program supaya tidak ada SILPA. Kebutuhan keuangan daerah harus sesuai dengan kegiatan yang benar-benar berjalan di lapangan,” tambahnya,Senin (20/10/2025).
Danang menjelaskan, salah satu penyebab munculnya SILPA adalah keterlambatan proses lelang kegiatan, terutama setelah penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mencontohkan, beberapa pekerjaan fisik seperti proyek drainase membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup lama, sementara waktu pelaksanaan yang tersisa menjelang akhir tahun sudah terbatas.
“Misalnya Dinas PU, kalau pekerjaan baru dimulai dua bulan menjelang akhir tahun, apa bisa selesai? Belum lagi ada perubahan sistem e-katalog versi 6 yang membuat lelang tertunda,” jelasnya.
Untuk menghindari hal tersebut, Danang meminta agar penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dilakukan sejak dini dan kegiatan bisa segera dilelang setelah pengesahan APBD. “Harusnya setelah pengesahan APBD murni, awal tahun program sudah bisa berjalan. Tapi kenyataannya, kadang baru mulai di bulan empat atau lima. Ini yang menyebabkan SILPA terus berulang,” tegasnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Balikpapan dan seluruh OPD lebih tanggap dan sigap dalam perencanaan serta pelaksanaan program agar pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih baik. “Kami ingin setelah program disahkan, langsung dijalankan. Jangan menunggu-nunggu lagi,” pungkas Danang.(t/adv)