[Valid RSS]

DPRD Balikpapan Gelar Paripurna Bahas Perubahan APBD 2025 dan Penetapan RPJMD 2025–2029

KabarIKN.com, Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap nota penjelasan Wali Kota Balikpapan mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2025 serta pengumuman penetapan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2025–2029, Rabu (20/08/2025).

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menjelaskan dalam nota penjelasannya Wali Kota Balikpapan menyampaikan postur perubahan APBD 2025, yakni:

1. Pendapatan daerah meningkat 1,04% menjadi Rp2,6 triliun.

2. Belanja daerah meningkat 3,41% menjadi Rp4,75 triliun.

3. Pembiayaan daerah meningkat 29,89% menjadi Rp492,23 miliar.

“Untuk percepatan proses pembahasan, hari ini kita mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Balikpapan terhadap nota penjelasan Wali Kota,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, hadir mewakili Wali Kota Rahmad Mas’ud yang sedang bertugas di luar kota. Bagus menyampaikan salam dari Wali Kota sekaligus mengucapkan terima kasih atas kerja sama antara DPRD dan Pemerintah Kota dalam penyusunan perubahan APBD 2025 serta RPJMD 2025–2029.

“RPJMD ini telah melalui proses panjang, termasuk konsultasi publik dengan berbagai pemangku kepentingan, hingga akhirnya ditetapkan sebagai Perda Nomor 6 Tahun 2025 berdasarkan keputusan Gubernur Kalimantan Timur. Balikpapan menjadi salah satu kota tercepat dalam penetapan RPJMD dibandingkan daerah lain di Kaltim,” kata Bagus.

Adapun visi RPJMD Kota Balikpapan 2025–2029 adalah “Balikpapan Kota Global Nyaman untuk Semua dalam Bingkai Madinatul Iman”. Visi ini ditegaskan untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dan sosial berkelas global dengan landasan nilai keimanan dan ketakwaan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat beberapa program prioritas pembangunan, yaitu:

- Transformasi birokrasi untuk meningkatkan pelayanan publik yang efisien, transparan, dan akuntabel.

- Peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan.

- Program percepatan penanganan stunting dengan dukungan data statistik di setiap kelurahan.

- Penyediaan air bersih dan perluasan infrastruktur pendukung seperti sumur bor dan Embung Aji Raden.

- Pengendalian banjir melalui pembangunan drainase dan tata ruang berkelanjutan.

- Pelestarian lingkungan hidup serta penguatan pengelolaan sampah.

- Pengembangan Balikpapan sebagai kota MICE dan destinasi wisata unggulan nasional maupun internasional.

- Peningkatan ekosistem ekonomi kreatif dan inovasi berbasis teknologi.

- Mewujudkan Balikpapan sebagai kota ramah anak melalui penyediaan fasilitas publik, perlindungan hak anak, dan kesehatan anak.

Wawali menambahkan, Balikpapan terus mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah berbagai event nasional, serta penghargaan sebagai Kota Layak Anak kategori Utama, satu-satunya di Kalimantan Timur.

“Dengan semangat kebersamaan antara Pemkot dan DPRD, kami bertekad membawa Balikpapan menjadi kota global yang nyaman untuk semua warganya,” pungkas Bagus.(bs)