
KabarIkn.com,Balikpapan - Keberadaan Anak Jalanan , Pengamen dan Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) semakin marak di Kota Balikpapan. Hal ini mendapat sorotan dari Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan , Hasanuddin.
Hasanuddin mengatakan seharusnya dari Dinas terkait seperti Satpol PP dan Dinas Sosial dapat mengantisipasi maraknya Anjal di kota Balikpapan. Diduga maraknya Anjal di Balikpapan ini karena ada yang mengkoordinir atau mereka memanfaatkan adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim, sehingga mereka memilih Balikpapan sebagai tempat baru untuk memperoleh peruntungan.
"Pastinya masyarakat agak sedikit terganggu dengan keberadaan mereka di setiap sudut kota Balikpapan. Keberadaan pengemis, pengamen dan anak jalanan ini pastinya juga mengganggu citra kota Balikpapan yang dikenal sebagai Kota Layak Huni," ujar Hasanuddin saat ditemui awak media , Selasa ( 13/09/2022).
Ia menambahkan Seharusnya keberadaan mereka harus ditertibkan oleh dinas terkait. Jadi jangan melihatnya di jam-jam kerja saja, melainkan dihari libur pun keberadaan mereka harus ditertibkan.
Dinas terkait diminta agar bisa melakukan pengawasan dititik masuknya pendatang ke kota Balikpapan baik dari Laut, Darat maupun Udara. Pasalnya jika pendatang yang masuk ke Balikpapan tanpa tujuan yang jelas, sehingga mengambil jalan pintas agar mereka bisa memperoleh penghasilan dengan cepat.
" Harus dilakukan pengawasan masuknya pendatang ke Balikpapan dan Pemkot harus bisa mengantisipasi ini semua, jangan sampai Balikpapan menjadi surga bagi mereka untuk mencoba peruntungan dengan mengemis ataupun mengamen," pungkasnya. ( tri/adv)