
Foto. : Bupati Paser dr. Fahmi Fadli respons cepat Keluhan Warga Internet Lemot Di Desa Rantau Buta. (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )
KABARIKN.COM,Paser-Pemerintah Kabupaten Paser, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli. Merespon cepat keluhan warga terkait akses internet lambat dan tidak stabil di Desa Rantau Buta,Persoalan konektivitas digital tersebut mencuat saat peresmian Jembatan Sei Kasungai.
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menegaskan, bahwa akses internet saat ini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk segera mencari solusi atas permasalahan jaringan yang dialami warga.
“Di tengah perkembangan teknologi saat ini, akses internet yang baik merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami meminta agar persoalan yang dialami warga Desa Rantau Buta segera ditangani dan dicarikan solusi terbaik," Tutur Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, Rabu (03/06/2026).
Sebagai tindak lanjut, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Paser untuk segera mengambil langkah perbaikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna meningkatkan kualitas jaringan internet di wilayah tersebut.
Menurutnya, peningkatan kapasitas bandwidth menjadi salah satu langkah prioritas agar masyarakat dapat menikmati layanan internet yang lebih cepat, stabil, dan mampu mendukung kebutuhan digital sehari-hari.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Diskominfostaper Kabupaten Paser, Arif Rahman, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PT Telkom sebagai penyedia infrastruktur jaringan telekomunikasi.
"Kami akan berkomunikasi dengan pihak penyedia layanan untuk mengevaluasi kondisi jaringan yang ada serta mendorong peningkatan kapasitas bandwidth sehingga kualitas layanan dapat lebih baik dari sebelumnya," Ucap Arif.
Selain berkoordinasi dengan operator telekomunikasi, Diskominfostaper juga akan melakukan pemantauan dan pengawalan terhadap proses teknis di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan solusi yang direncanakan dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(AFA/ADV)