
Photo : Kepala Pelaksana BPBD Paser didampingi Kepala Seksi Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Dodi Alishardi, dan Kabag Ops Polres Paser./Kegiatan Rakor TRC Bersama OPD.
Kabarikn.com,Tana Paser - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser Selasa (21/6/2022) menggelar rapat koordinasi Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam rangka pelayanan pencegahan dan dan kesiapsiagaan terhadap bencana.
Dengan melibatkan semua elemen pemerintah daerah dan masyarakat rapat koordinasi TRC dihadiri oleh beberapa OPD diantaranya Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, Kehutanan, Dishub, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bappeda Litbang (Penganggaran) dan Kepolisian yang dihadiri oleh Kabag Ops Polres Paser.
Kepala Pelaksana BPBD Ruslan mengatakan Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan penanganan bencana. Dengan adanya rapat koordinasi ini penanggulangan yang diberikan lebih maksimal karena miskomunikasi dapat diminimalisir.
Deteksi bencana ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengantisipasi bencana yang ada di kalimantan timur khususnya Kabupaten Paser, tetapi juga mengantisipasi bencana yang datang dari pusat seperti ancaman varian terbaru covid 19 atau ancaman PMK (penyakit mulut dan kuku) yang Menyerang hewan mamalia.
Selain rapat koordinasi, Rapat ini juga dilaksanakan untuk memperkenalkan program-program tanggap bencana dari Lembaga atau OPD yang hadir pada rapat ini.
Untuk BPBD sendiri, pihaknya memperkenalkan program TRC (Tim Reaksi cepat). TRC terdiri dari instansi atau Lembaga terkait yang bertugas melaksanakan kaji cepat bencana dan dampak yang ditimbulkan dari bencana.
"Pengkajian cepat dilakukan untuk menilai secara singkat terkait kebutuhan, kerugian, dan kerusakan yang ditimbulkan dari bencana tersebut," terangnya.
Tim reaksi cepat ini direncanakan sebagai garda terdepan dalam menghadapi bencana.
"Dengan adanya TRC diharapkan pemberian bantuan dan penanggulangan bencana dapat diberikan secara lebih maksimal dan efektif," pungkasnya.(ar/Adv)