
Kabarikn.com,Balikpapan - Kaltim Education Award 2024, digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim), sebagai ajang apresiasi terhadap pelaku dan insan pendidikan di wilayah Kaltim.
Penghargaan ini diberikan sebagai bukti keseriusan pemerintah provinsi (pemprov) Kaltim mengapresiasi setiap orang atau lembaga memiliki prestasi yang tinggi dalam bidang pendidikan.
Plt. Disdikbud Kaltim Irhamsyah mengatakan apresiasi ini diberikan kepada insan pendidikan yang telah berdedikasi dirinya secara nyata untuk membangun Kaltim, khususnya dalam dunia pendidikan.
Menurutnya, award ini diberikan berbagai kategori dan persyaratan serta jenjang yang diikuti.
"Terdapat 10 kategori yang diikuti kepala daerah, perusahaan swasta, satuan pendidikan, pendidik atau guru, dan peserta didik atau siswa, mulai dari jenjang TK, SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK atau Madrasah Aliyah dan SLB baik negeri maupun swasta, serta lembaga atau organisasi yang berkontribusi dalam bidang pendidikan di wilayah Kaltim," ungkap Irhamsyah, bertempat Swiss BellHotel Balikpapan, Senin (23/9/2024) malam.
Irhamsyah menegaskan, pemberian award dalam bidang pendidikan ini guna meningkatkan mut dan kualitas pendidikan di wilayah Kaltim, dan mendorong insan pendidikan meningkatkan prestasi yang lebih tinggi.

Adapun 10 kategori menjadi penilaian yakni,
kepala daerah yang berjasa, perusahaan berjasa, satuan pendidikan yang berprestasi, kategori guru/pendidik berprestasi, pendidik atau guru yang berjasa, pengawas sekolah berprestasi.
Selanjutnya, guru berdedikasi, dan kategori peserta didik berprestasi, dan peserta didik atau siswa bertalenta serta kategori lembaga atau organisasi non pemerintah yang berkontribusi terhadap pendidikan.
Sementara diakhir acara, ditutup Pj. Gubernur Kaltim Akmal Malik mengapresiasi kegiatan education award ini telah berlangsung lima tahun ini.

"Saya mengapresiasi kegiatan ini, hanya perlu penambahan kategori lagi. Pendidikan bukan sekadar kegiatan belajar mengajar saja, namun luas lagi," ungkap Akmal Malik.
Menurutnya, banyak Babin Kamtibmas dan Babinsa mendedikasikan dirinya di daerah untuk mengajar di daerah pelosok-pelosok juga perlu mendapat perhatian. "Begitu juga dengan edukasi terhadap lingkungan dan sosial, perlu diperhatikan dan mendapatkan ruang dalam education award," terangnya.

Pj. Akmal Malik juga berpesan untuk mengaplikasikan pendidikannya terhadap lingkungannya. Maka perlu pencanangan penanaman pohon setiap siswa di sekolah.
Pesan penanaman pohon ini disampaikan dihadapan para guru dan kepala daerah yang hadir, untuk menjaga lingkungan semakin kritis.
"Dengan penanaman pohon ini nantinya Kaltim akan kembali asri, 5 sampai 10 tahun mendatang," tandas Akmal Malik Pj. Gubernur Kaltim ini.(bs/adv/Diskominfo prov kaltim)