
KabarIkn.com,Balikpapan – Selasa (18/03/2025), Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Acara ini juga dirangkaikan dengan konsultasi publik untuk penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam perencanaan pembangunan, baik dari sisi anggaran, waktu, maupun sumber daya.
“Meskipun dilaksanakan bersamaan, tujuan dari Musrenbang dan konsultasi publik ini harus tetap tercapai secara optimal,” ujarnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan pelantikan pengurus baru Forum Corporate Social Responsibility (CSR). Wali Kota berharap keberadaan forum ini dapat lebih maksimal dalam mengelola dana CSR dari perusahaan-perusahaan di Balikpapan.
“Dana CSR ini sangat penting untuk mendukung pembangunan sosial dan pengembangan fasilitas publik, sehingga dapat mempercepat kemajuan kota,” kata Rahmad.
Pemerintah Kota Balikpapan juga menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan layak untuk anak. Dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Kota Layak Anak yang telah membawa Balikpapan meraih peringkat utama, langkah implementasi menjadi fokus utama ke depan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wali Kota juga menginstruksikan pelarangan iklan rokok di seluruh wilayah kota. Kebijakan ini diharapkan dapat semakin mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan ramah bagi semua lapisan masyarakat.
Dengan perencanaan yang matang dan sinergi berbagai pihak, Balikpapan optimistis dapat mewujudkan visinya sebagai Kota Global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman.
Rahmad juga mengajak seluruh ASN dan pemangku kepentingan di Kota Balikpapan untuk memanfaatkan momentum ini dengan maksimal.
Ia menegaskan bahwa periode kepemimpinan saat ini harus menjadi era percepatan pembangunan kota, karena bukan hanya sekedar tantangan tapi juga kewajiban dan ASN yang bekerja saat ini harus berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Kota Balikpapan.(t/adv)