
Foto : Kadinkes Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri Juliarty
Kabarikn.com,Balikpapan-Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Juliarty menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan saat ini perlu mempersiapkan beberapa langkah untuk membuat aspek kesehatan.
Kota Balikpapan nanti akan menjadi salah satu kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sehingga nantinya pasti akan berpotensi diserbu oleh para pendatang baru dari luar daerah yang akan masuk untuk meninjau IKN.
Selain itu, dirinya mengaku bahwa dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yakni dengan melalui program Sistem Kesehatan Daerah (SKD). Karena, penanggulangan penularan Covid-19 di kota minyak tersebut dapat terbilang cukup pesat dibandingkan dengan pulau - pulau lainnya seperti pulau Jawa dan Bali.
“Vaksinasi dikebut sampai melebihi 100 persen. Ini merupakan dukungan dari kami dan saat ini sedang kami sedang persiapkan, nantinya akan dibuat bersama DPRD Balikpapan dalam bentuk regulasi peraturan daerah (Perda),” kata dr Andi Sri Juliarty.Sabtu (19/3/22)
Disamping itu, pihaknya juga mengatakan bahwa Sistem Kesehatan Daerah ( SKD ) sebagai bentuk transformasi dari kesehatan Kota Balikpapan. Sehingga nantinya akan dapat memuat lebih banyak bagian.
Dirinya juga menilai, sampai saat ini Balikpapan telah banyak didukung oleh pihak rumah sakit. Ditambah lagi dengan layanan teknologi kesehatan di sejumlah rumah sakit di Balikpapan juga yang sudah semakin canggih.
“Jadi, intinya Balikpapan harus bersiap untuk menjadi penyangga IKN, termasuk juga dalam hal kesehatan,”ujarnya
Meski begitu, pihaknya menjelaskan bahwa sementara SKD tersebut masih dalam tahap persiapan aturan yang nantinya akan menjadi Peraturan Daerah (Perda)
“Jadi saat ini sedang dalam penyusunan oleh bagian akademis. Dan rencananya SKD ini akan mulai ditargetkan pada tahun 2023 dan bisa disahkan sebagai peraturan daerah,”jelasnya.(st)