
KabarIkn.com,Balikpapan - Diketahui pada saat ini pemindahan Ibu Kota Negara ke Kabupaten Penajam Paser Utara , Kalimantan Timur mengalami penundaan akibat Pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan , Rizal Effendi dalam pidatonya di acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Balikpapan.
Terkait hal itu Pemerintah Pusat saat ini masih terus melakukan persiapan dan penyusunan dokumen perencanaan seperti Perencanaan Pembangunan Jalan dan Kawasan Pusat Inti Pemerintahan , Revisi Rencana Tata Ruang Pulau Kalimantan , Tata Ruang Provinsi Kalimantan Timur , Tata Ruang Kabupaten PPU dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Rancangan Undang-Undang Pemindahan Ibu Kota Negara tersebut juga telah di setujui oleh DPR - RI untuk menjadi Program Legislasi Nasional ( Prolegnas ) tahun 2021.
Wali Kota Balikpapan , Rizal Effendi menyampaikan sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Negara tentunya Pemerintah Kota Balikpapan telah mengidentifikasi dan mengusulkan pembiayaan pembangunan khususnya untuk memenuhi kebutuhan layanan dasar masyarakat seperti Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum dan Limbah , Pembangunan dan Peningkatan Jalan , Pengembangan Bandar Udara dan Pelabuhan , Pembangunan Transportasi Masal hingga Pengembangan Institut Teknologi Kalimantan.
Pemerintah Provinsi Kaltim turut mendukung terkait rencana pembangunan Fly Over di simpang Muara Rapak melalui APBD Provinsi Kalimantan Timur dengan Skema Pembiayaan Tahun Jamak yang akan dimulai pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dan Diperkirakan selesai pada Tahun 2023.
Pembangunan Fly Over Muara Rapak tersebut merupakan rencana yang telah lama disusun oleh Pemerintah Kota Balikpapan.
" Pembangunan Fly Over Muara Rapak merupakan solusi dari permasalahan kota dari sektor Transportasi dan menjadi kebutuhan masyarakat Balikpapan karena daerah tersebut merupakan kawasan rawan kecelakaan. Dimohon seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar pembangunan Fly Over berjalan lancar untuk memperkuat peran Kota Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara," ujarnya. ( tri )