
KabarIkn.com,Balikpapan - Dua Perwakilan dari pemilik usaha yang bertempat di MT Haryono yang terdampak oleh pengerjaan Proyek dari PT. Fahreza yaitu Alfian Taufiqul Rahman selaku Owner Blitz Auto dan Eddy perwakilan dari Pelita Motor Jaya , mendatangi Kantor DPRD Kota Balikpapan dan mengajukan surat untuk dilakukan RDP bersama dengan dinas terkait dan pihak kontraktor.
Diketahui adapun dampak dari pengerjaan proyek itu berimbas kepada usaha mereka dan memiliki kendala dalam pemasukkan.
Owner Blitz Auto , Alfian menyampaikan bahwa sebelumnya para pelaku usaha ditempat tersebut sudah menyetujui dan mendukung adanya proyek ini dari awal saat pemaparan dan sosialisasi yang dilakukan oleh Kontraktor bersama Konsultan di kelurahan Damai Baru.
" Tetapi selang beberapa lama ternyata apa yang disampaikan oleh konsultan dan kontraktor pada saat pemaparan awal sekitar bulan september 2022 , pelaksanaannya sangat jauh berbeda," ujarnya kepada awak media , Kamis ( 2/03/2023).
Bahkan contact person konsultan yang dihubungi oleh Alfian mengundurkan diri karena kekacauan proyek dari PT. Fahreza ini dan didengar dari beberapa info managernya berhenti dari proyek ini.
Banyak permasalahan yang disebabkan oleh proyek di MT Haryono antara lain kurang koordinasi antara kontraktor dengan utilitas PDAM , PLN dan segala macam. Yang sebelumnya sudah disampaikan pada saat melakukan pertemuan dengan owner dari Beauty Glow.
" Kalaupun memang ini ada kendala harusnya dibereskan dulu baru dikerjakan,bukan dibongkar dulu semuanya. Ada sekitar 5 ruko yang belum dibongkar," katanya.
Ia datang ke DPRD Balikpapan untuk meminta kejelasan mengenai proyek ini yang akan berjalan seperti apa dan hal ini sudah dirasakan sendiri oleh warga Balikpapan. Dampak dari proyek ini lahan menjadi kotor , alat berat ditaruh di pinggir jalan tanpa pembatas dan bahan material di telantarkan begitu saja.
Pada saat sosialisasi konsultan maupun kontraktor bilang kalau pengerjaan ini dilakukan 24 jam , tetapi kenyataan nya tidak sampai 24 jam karena kepolisian tidak mengijinkan ada pengerjaan disiang hari. Maka dari itu , Alfian dan Eddy akan mencari kebenarannya dulu.(tri)