
Oleh : Ishak
Sekretaris Cabor Gulat Indonesia Kota Balikpapan
KabarIkn.com,Balikpapan - Sejak turunnya SK kepengurusan KONI Balikpapan bulan Mei 2022 lalu, masyarakat olahraga khususnya cabang olah raga prestasi menjadi amburadul tidak jelas arah pembinaannya,
Sejak awal kepengurusan baru KONI, terlalu banyak masalah yang terjadi, yang anehnya hanya untuk berkomunikasi secara baik saja dengan pemerintah kota Balikpapan, pengurus KONI Balikpapan tidak mampu,
Padahal ketua KONI yang saat ini terpilih, waktu orasi dihadapan pengurus Cabor anggota KONI Balikpapan, saat mencalonkan diri sebagai ketua KONI mengatakan bahwa beliau maju karena mendapat dukungan dari Pemerintah kota Balikpapan.
Yang pada akhirnya pengurus Cabor anggota KONI Balikpapan memilihnya sebagai ketua umum KONI, ternyata yang beliau sampaikan pada saat orasi pencalonan tersebut adalah kebohongan besar, (pepesan kosong) karena sampai saat ini komunikasi jajaran pengurus KONI dengan pemerintah kota Balikpapan tidak terjalin dengan baik,
Bahkan anehnya jajaran pengurus KONI mengajak melakukan demo dengan mengirim surat ijin demo kepolres Balikpapan, untuk menekan, menakut - nakuti pemerintah kota Balikpapan saat pelaksanaan Haornas, dengan maksud dan tujuan yang tidak jelas,
Padahal pada saat Haornas, banyak tamu yang datang termasuk Wakil Presiden RI, Inikan sama saja membuat malu diri sendiri.
Untungnya ajakan demo tersebut pengurus cabor banyak yang menolak dan tidak menyetujui, karena pengurus KONI itu seharusnya membantu pemerintah dalam mengurus masyarakat olah raga diBalikpapan, bukan malah mau mendemo pemerintah kota, tentu ini sangat membingungkan,
Kejadian ini tentu akan berdampak pada anggaran hibah KONI Balikpapan, bisa jadi pemerintah kota kehilangan kepercayaan terhadap jajaran KONI saat ini dalam pengelolaan dana hibah yang cukup besar, akibat dari cara - cara pengurus KONI yang terlihat tidak jelas arah komunikasi dan pembinaannya,
Dan dapat dipastikan peristiwa ini juga akan berdampak pada proses pembinaan olahraga terhadap pelatih dan atlet dikota Balikpapan. Karena ulah dari pengurus KONI saat ini
Bisa jadi akibat ulah dari pengurus KONI ini, pemerintah kota Balikpapan, tidak akan memberikan dukungan 100% untuk kegiatan pemberangkatan pelatih, atlet dan official keajang Porprov VII Berau.
Untuk itu kami sampaikan kepada Pengurus KONI Balikpapan secara terbuka, jika sudah tidak mampu mengurus KONI ada baiknya kalian mundur jangan merusak KONI Balikpapan,
Jangan gara-gara ketidak mampuan pengurus KONI Balikpapan, malah mengorbankan Atlet dan Pelatih dikota Balikpapan.(ishak/hr)