
Foto : Kepala BPJS Cabang Balikpapan , Ramadan Sayo
Kabarikn.com,Balikpapan- BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Balikpapan siap membayarkan klaim program kepada peserta.
Rata-rata peserta adalah korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat dampak dari pandemi Virus Corona ( covid-19 ).
Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Balikpapan Ramadan Sayo mengemukakan, khusus penyaluran klaim Jaminan Hari Tua (JHT) berjalan dengan baik.
" Akibat covid-19 membuat banyak tenaga kerja mengalami masa sulit, ada yang kena Putus Hubungan Kerja (PHK), ada yang dirumahkan tanpa gaji, ada yang menurunkan upahnya," jelas Ramadan diruang kerjanya Senin (15/02/2021).
Hampir rata-rata banyak yang terkapar itu adalah dari sektor jasa perhotelan yang sudah tidak bisa membayar gaji mereka.
Adapun jumlah klaim yang di bayarkan oleh BPJS pada tahun 2020 :
1.) Jaminan Pensiun , 4.096 klaim , Rp 4.246.202.889,-
2.) Jaminan Kematian,250 Klaim , Rp 9.516.000.000,-
3.) Jaminan Kesehatan Kerja,1.422 Klaim ,Rp 11.231.115.956.41,-
4.) Jaminan Hari Tua, 18.837 Klaim, Rp 242.701.308.420,-
Ramadan juga berharap di tahun 2021 perekonomian mulai tumbuh lagi di Kalimantan Timur . Sebetulnya banyak sektor pertambangan dan sektor perkebunan yang sudah bagus , sawit harganya sudah bagus , tambang dan batubara juga sudah mulai bagus.
Selama Pandemi Covid-19 sesuai yang dianjurkan oleh Pemerintah , Kantor BPJS membatasi pelayanan untuk masyarakat yang datang langsung ke kantor. BPJS juga menerapkan sistem pelayanan online , jadi masyarakat dapat mendapatkan pelayanan melalui via video call.
" Pengunjung yang datang ke kantor akan dapat nomor antrian dan nanti baru dilayani secara manual. Lalu, yang menggunakan online nanti datanya di upload menggunakan HP dan dikirim via email," ujarnya.
Ramadan juga menyampaikan dengan adanya pandemi covid-19 ini mereka melayani sesuai dengan protokol kesehatan dan tidak lupa bagi pengunjung yang datang harus di periksa suhu tubuhnya , hal ini dilakukan untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19.
" Masalah kerjaan tolong bisa dimaklumi , kami tidak memperlambat orang untuk dilayani . Kalau ingin ya bisa menggunakan sistem online dan jika kinerja kami agak lambat mungkin itu karena ada data yang tidak lengkap atau kesulitan dalam jaringan," pungkasnya. ( beny )
Editor : Tri