
Kadis PUPR Kabupaten Seram Bagian Barat Thomas Wattimena
Kabarikn.com, MALUKU,- Kondisi sungai Laala desa Lokki kecamatan Huamual kabupaten Seram Bagian Barat.Maluku semakin parah, dan akibat dari luapan sungai Laala tersebut mengakibatkan ruas jalan kawasan Huamual berstatus Provinsi berlubang dan rusak parah.
Dalam waktu dekat, secepatnya akan di bangun talud setinggi mungkin agar dapat menahan luapan air sungai. Dan tidak lagi adanya genangan pada ruas jalan sehingga jalan tetap dapat difungsikan tanp ada kendala apapun.
Demikian diungkapkan kepala dinas PUPR kabupaten Seram Bagian Barat Thomas Wattimena kepada media ini pekan lalu.
Dikatakan Wattimena, sumber kerusakan ruas jalan ada pada luapan sungai Laala, dengan adanya luapan sehingga membuat genanggan pada beberapa titik ruas jalan di Dusun Laala sehingga mengalami rusak parah dan berlubang.
" Sudah dilakukan koordinasi dengan balai sungai Provinsi Maluku tidak terlalu lama, paling cepat tanggal 17, kita sudah action di sungai Laala " ungkap Wattimena
Selain itu pula kata Wattimena, sudah ada koordinasi Bupati SBB, Moh Yasin Payapo dengan Gubenur Maluku, Murad Ismail dan mendapatkan izin penanganan sehingga kita bisa laksanakan sesuai dengan kemampuan daerah. Dan intinya penataan jalan kita lakukan agar dapat difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik.
"Dan dalam waktu tidak terlalu lama penanganan terhadap titik jalan paling parah akan dikerjakan, dan dilakukan penataan pada daerah genangan terbesar aagar jalan tersebut berfungsi". jelas Wattimena.
Diakuinya,sebenarnya sudah ada anggaran untuk penanganan sungai dan jalan tersebut karna kondisi Covid-19, sehingga anggaran di alihkan untuk penanganan Covid-19 dan kita harus sabar dan menunggu dengan kondisi yang kita hadapi saat ini.
"Jadi kita lakukan dengan kondisi darurat ,dan masih dihitung dan diukur dan satu atau dua hari sudah ada hasilnya. sehingga titik yang paling dalam kita tangani lebih awal". ujarnya. ( Sbr ).
Editor : kabarikn.com